Tag Archives: Swiss

Rooney Kini Sejajar dengan Messi dan Ronaldo

Rooney Kini Sejajar dengan Messi dan Ronaldo

Rooney Kini Sejajar dengan Messi dan Ronaldo

SITUSJUDI – Pemain bertahan legendaris Manchester United yaitu Rio Ferdinand telah melontarkan pujiannya kepada penyerang andalan mantan klubnya tersebut yaitu Wayne Rooney. Bahkan Rio Ferdinand pria yang telah berusia 36 tahun tersebut menilai kemampuan yang di miliki oleh Wayne Rooney pada saat ini sudah sejajar dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Seperti yang telah diketahui bahwa Wayne Rooney baru saja memastikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah team nasional Inggris. Melalui eksekusi penaltinya ke gawang Swiss di lanjutan kualifikasi Euro 2016 Prancis, dia sangat sukses melewati 49 gol yang dimiliki oleh Sir Boby Charlton.

Kondisi itu pun langsung saja membuat Wayne Rooney mendapatkan banyak ucapan selamat dari berbagai kalangan, tidak terkecuali dari Rio Ferdinand. Bahkan, mantan pemain bertahan termahal di English Premier League itu menilai bahwa kemampuan yang di miliki oleh Wayne Rooney ini bisa disejajarkan dengan Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo.

“Lupakan berapa banyak penalti, lupakan siapa yang dia lawan, lupakan semua penghujat. Sebuah rekor yang bertahan selama 45 tahun telah dipecahkan. Hormati rasio satu gol setiap dua pertandingan di level internasional,” ungkap Rio Ferdinand, seperti yang telah dikutip dari Mirror pada Kamis (10/9/2015).

“Kini, bandingkan statistik terakhir itu dengan dua pemain terhebat di generasi kita. Lionel Messi, 49 gol dalam 104 pertandingan. Cristiano Ronaldo, 55 gol dalam 122 pertandingan. Wayne Rooney, 50 gol dalam 107 pertandingan. Jadi, berikan kredit yang sepantasnya untuk Wayne Rooney,” imbuh Rio Ferdinand pemain bertahan Manchester United periode 2002 hingga 2014 tersebut.

Takut Ditangkap, Sepp Blatter Tak berani Keluar Dari Swiss

Takut Ditangkap, Sepp Blatter Tak berani Keluar Dari Swiss

Takut Ditangkap, Sepp Blatter Tak berani Keluar Dari Swiss

Takut Ditangkap, Sepp Blatter Tak berani Keluar Dari Swiss

Lelaki berumur 79th ini menyatakan dia tak terlibat skandal korupsi FIFA, tetapi beliau akui malas berpergian keluar dari Swiss.

SITUSJUDI – Presiden FIFA Sepp Blatter ungkapkan ia tidak mau meninggalkan negaranya, Swiss, sebab mau menghindari segala kemungkinan buruk (diciduk).

Badan paling tinggi sepakbola dunia tersebut sedang jadi sorotan sesudah terlibat dalam skandal korupsi besar. Saat akhir Mei dulu, suatu investigasi yang dipimpin FBI menangkap 14 petinggi tinggi FIFA atas tuduhan suap pada tahun 1991. Tidak cuma itu, pihak berwajib Swiss diwaktu ini pun sedang dalam penyelidikan pada proses voting tuan rumah Piala Dunia 2018 & 2022.

Blatter sendiri tak terseret dalam kasus tersebut, tapi beliau memutuskan buat mengundurkan diri dari jabatannya yang merupakan presiden FIFA sesudah terpilih kembali dalam pemilu saat awal Juni dulu. Dikala ini, Blatter tetap bertugas di kantor FIFA juga sebagai presiden sambil menunggu pemilu berikutnya.

Sembari konsisten menampik tuduhan yang menyatakan beliau korupsi, Lekaki Swiss berumur 79thn ini nyata-nyatanya pula membeberkan bahwa beliau takut diciduk pihak berwajib di luar negara itu alasannya buat tak menghadiri final Piala Dunia Wanita 2015, pekan(5/juli), di Kanada yang dimenangi oleh tim nasional putri Amerika Serikat.

“Bukan dikarenakan bahwa orang Amerika miliki sesuatu yang konkret buat melawan aku, tapi sebab karena jika penahanan itu terjadi ,aku bakal memunculkan kehebohan publik. Hingga semuanya memang terang, aku tidak akan berisiko bertolak ke luar dari Swiss,” ujar Blatter pada Welt am Sonntag.

“Setelah ‘tsunami’ tersebut, aku perlu moment untuk memulihkan diri. Meragukan diri sendiri sebagai musuh paling besar dari seseorang pemimpin, tetapi aku percaya dengan apa yang aku laksanakan. Aku tak berminat untuk jadi kandidat presiden lagi. Tapi aku hadir di sini buat bertarung, bukan demi diri aku sendiri, namun demi FIFA.”

“Kritik-kritik tersebut tak melukai ku. Aku takut ada beberapa orang yang mau menghancurkan FIFA.Tiap orang miliki rasa takut, contohnya takut kematian, namun aku tak miliki rasa takut dengan apa yang aku kerjakan di FIFA,” tegasnya.