Tag Archives: Tottenham Hotspur

Chelsea Tidak Mungkin Pecat Jose Mourinho

Chelsea Tidak Mungkin Pecat Jose Mourinho

Chelsea Tidak Mungkin Pecat Jose Mourinho

 

Chelsea Tidak Mungkin Pecat Jose Mourinho

 

SITUS JUDI – Eks pelatih dari klub Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, merasa heran bagaimana bisa beredar rumor jika Chelsea akan memecat pelatih mereka Jose Mourinho. Redknapp menilai, itu bukanlah hal yang masuk akal jika The Blues benar-benar memecat Jose Mourinho saat ini.

Menurut Redknapp, Chelsea harus bisa bersabar dan memberi lebih banyak kesempatan bagi Jose Mourinho agar bisa membawa kembali kemenangan yang dinantikan. Harry Redknapp sendiri merasa cukup yakin dan tahu, The Special One masih menjadi sosok yang disukai oleh para pemain London Biru.

“Ini adalah sesuatu yang tidak masuk akal untuk saya. Saya tidak melihat apa pun yang bisa membuat Chelsea memecat Jose Mourinho. Saya pikir jika sampai terjadi pemecatan ini akan menjadi sebuah lelucon,” ujar Redknapp, seperti dikutip dari Daily Star, Rabu (28/10/2015).

“Apa kesempatan yang akan Anda dapatkan sebagai pelatih jika Anda tetap saja dipecat meskipun telah memenangkan segalanya?” sambung pria berusia 68 tahun tersebut.

Harry Redknapp yang notabene adalah ayah dari legenda Liverpool, James Redknapp, itu ragu The Blues akan bisa mendapatkan pelatih yang jauh lebih baik dari Mourinho. Ia menilai, hanya pelatih berkebangsaan Portugal itu yang saat ini paling tepat menduduki kursi kepelatihan Stamford Bridge.

“Bagaimana Anda bisa menggantikannya? Dengan siapa anda menggantikannya? Kemana Anda akan pergi setelah ini? Satu – satunya nama yang tersedia saat ini adalah Ancelotti, tapi dia sudah pernah berada di Chelsea dan setelah itu mereka membiarkan dia pergi karena mereka selalu ingin membawa Jose Mourinho kembali,” tutup Redknapp.

Mauricio Pochettino Yakin Klopp Sukses di Liverpool

Mauricio Pochettino Yakin Klopp Sukses di Liverpool

Mauricio Pochettino Yakin Klopp Sukses di Liverpool

 

Mauricio Pochettino Yakin Klopp Sukses di Liverpool

 

SITUS JUDI – Manajer dari klub Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yakin bahwa Jurgen Klopp yang saat ini sudah menjadi pelatih di Liverpool akan menjadi pelatih besar di klub baru nya tersebut. Tottenham Hotspur sendiri dijadwalkan akan bertemu Liverpool pada laga lanjutan Premier League 2015–2016 pada Sabtu (17/10/2015).

Mauricio Pochettino mengatakan jika menjadi pelatih asing di ajang Premier League bukanlah hal yang mudah. Ia sendiri juga merasakan itu karena dirinya berasal dari Argentina. Ini adalah musim kedua bagi Mauricio Pochettino melatih Tottenham Hotspur. Sampai sejauh ini prestasi terbaik dari Mauricio Pochettino adalah membawa Tottenham Hotspur meraih final Carling Cup 2014–2015.

“Menurut pendapat saya, kedatangan Jurgen Klopp adalah hal yang baik untuk Premier League. Ia telah berhasil memukau kita semua saat dirinya masih melatih Borussia Dortmund. Ia meraih juara Bundesliga dan membawa Borussia Dortmund memasuki final Champions League. Itu adalah prestasi yang gemilang dan kami berharap dia bisa menjadi lebih sukses setelah pertemuan Sabtu ini,” ujar pelatih berusia 43 tahun itu, seperti diberitakan oleh Sportsmole pada Jumat (16/10/2015).

“Dia adalah seorang pelatih hebat yang memiliki strategi yang hebat juga. Ketika Anda melihat performa permainannya bersama dengan Borussia Dortmund, Anda akan paham bahwa ia adalah pelatih dengan strategi yang hebat,” tambah mantan pelatih Espanyol tersebut.

“Bagi pelatih asing seperti kami, segala sesuatunya berjalan sama seperti biasanya. Kami harus bisa meyakinkan semua pemain mengenai filosofi kami dalam permainan sepakbola. Itu adalah yang paling penting. Selanjutnya kami harus belajar mengenai kebudayaan yang berbeda, mental yang berbeda, serta gaya yang juga berbeda,” ujarnya lagi.

“Namun jika anda adalah seorang Jurgen Klopp maka anda memiliki kapasitas untuk melatih dan tentu saja anda bisa membawa klub Anda ke final Liga Champions,” tutupnya.

Riyad Mahrez Disamakan dengan Messi

Riyad Mahrez Disamakan dengan Messi

Riyad Mahrez Disamakan dengan Messi

SITUSJUDI – Jika melihat klasemen sementara English Premier League tidak ada yang begitu mengejutkan karena Manchester City yang menjabat sebagai pole seater yang diisi dengan nilai yang sempurna dari tiga pertandingan. Namun dari daftar pencetak gol terbanyak muncul nama pemain asing yakni Riyad Mahrez adalah pemain Leicester City yang berposisi sebagai winger kanan.

Riyad Mahrez pemain yang berkebangsaan Aljazair ini sudah membela Leicester City sejak Januari 2014 yang lalu. Pada saat itu dia yang didatangkan dari klub peserta Ligue 1 yaitu Le Havre, namun nilai transfernya tidak diumumkan oleh pihak klub. Riyad Mahrez diikat oleh The Foxes yang merupakan julukan Leicester City selama tiga musim.

Catatan empat gol yang sudah dicetaknya di tiga pertandingan English Premier League pada musim ini adalah prestasi terbaik Riyad Mahrez. Sebab, dalam satu setengah musim terakhir, dia hanya menggelontorkan tiga gol (2013-2014) dan empat gol (2014-2015).

Riyad Mahrez adalah tipikal winger modern. Beroperasi di sayap kanan, pemain berusia 24 tahun ini adalah seorang right footer. Gol terakhirnya yang terjadi dalam pertandingan kontra Tottenham Hotspur, Sabtu 22 Agustus 2015, menjadi bukti nyata kualitas dia. Riyad Mahrez menusuk dari sisi kanan, kemudian melakukan placing sempurna dengan kaki kiri yang tak bisa dijangkau oleh Hugo Lloris.

Sayangnya, kegemilangan Riyad Mahrez tak mampu membuat Leicester City mengklaim poin penuh di King Power Stadium dikarenakan pertandingan berakhir dengan skor akhir 1-1. Sebelumnya, Tottenham Hotspurs yang lebih dulu memimpin melalui gol Bamidele Ali pada menit 81.

Tidak bisa dibantah, Riyad Mahrez adalah pemain terpenting bagi Leicester City. Pada musim lalu, dia banyak membantu team yang lolos dari jurang degradasi dan kini kontribusinya membuat armada Claudio Ranieri “naik kasta” lantaran sedang menduduki posisi dua klasemen sementara English Premier League.

Kegemilangan Riyad Mahrez tidak luput dari mata mantan penyerang Leicester yakni Steve Claridge. Dia bahkan mengklaim, Riyad Mahrez pemain yang telah tampil sebanyak 17 kali bersama Team Nasional Aljazair ini memiliki pamor seperti Lionel Messi.

“Untuk gol penyama kedudukan Leicester City, para pemain bertahan Tottenham Hotspurs menjaga ketat Riyad Mahrez. Itu karena orang-orang hormat kepada dia, seperti Anda mengagumi Lionel Messi,” ujar Steve Claridge.

Sanjungan juga datang dari Ranieri. Pelatih berkebangsaan Italia tersebut menyatakan Riyad Mahrez adalah winger hebat, dan dalam proses menuju pemain komplet.

“Riyad Mahrez adalah pemain penting tetapi team juga sangat penting. Saat ini dia dalam kondisi terbaik dan kontribusinya sangat positif kepada team. Dia memiliki passing, tendangan, dan ide yang bagus. Itu penting untuk seluruh team. Dia akan berkembang dan di akhir, dia akan menjadi pemain yang sangat komplet,” jelas Ranieri.

Toby Alderweireld Sesali Tindakannya Diwaktu Pertemuan Dengan Stoke City

Toby Alderweireld Sesali Tindakannya Diwaktu Pertemuan Dengan Stoke City

Toby Alderweireld Sesali Tindakannya Diwaktu Pertemuan Dengan Stoke City

Toby Alderweireld Sesali Tindakannya Diwaktu Pertemuan Dengan Stoke City

Alderweireld akui kesalahannnya sebab melanggar pemain Stoke di kotak terlarang sampai menciptakan keunggulan dua bola yang telah digenggam terbang melayang.

SITUSJUDI – Toby Alderweireld tidak mampu menutupi rasa kecewanya sesudah Tottenham Hotspur dipaksa main imbang 2-2 diwaktu menjamu Stoke City dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday ke-2 di White Hart Lane, Sabtu (15/8) tempo hari.

Di kontes itu, Eric Dier & Nacer Chadli menciptakan Spurs memimpin dua bola apalagi dulu di babak mula-mula, tetapi Stoke mulai sejak bangkit sesudah Alderweireld menciptakan kesalahan bersama melanggar Joselu di kotak terlarang yang memudahkan Marco Arnautovic menempa gol melalui penalti. & sekian banyak menit mendekati bubaran, sundulan Mame Biram Diouf menentukan The Potters pulang bersama satu angka.

Adapun tatkala di Southampton, pemain Belgia itu mendapat perlindungan penuh dari para gelandang bersi teguh, namun ia tahu bahwa beliau tak boleh menciptakan kesalahan sendiri.

“Di Southampton, Victor Wanyama & Morgan Schneiderlin memberikan tekanan kepada lawan maka mereka tak miliki disaat buat menempatkan bola di kotak penalti,” ujarnya.

“Anda mesti main-main lebih baik sebab bila Kamu tak main secara baik, mereka sanggup makin menekan Kamu, membiarkan rekan-rekannya merangsek ke kotak penalti, & itu teramat susah.

“Musim dulu aku tak menciptakan satu kesalahan. Aku mau membuktikan diri aku di sini & aku merasa jelek sebab lakukan kesalahan di laga kandang pertama aku.

“Aku cuma mau membawa bola & bila aku menghalangi beliau Joselu, beliau tak sanggup jalankan apapun. Itu yaitu kesalahan bodoh dari aku. Bisa Saja kalau aku tak berikan tim lawan penalti, ceritanya dapat tidak serupa.”

Pemain Baru Tidak Takut Bermain di United

Pemain Baru Tidak Takut Bermain di United

Pemain Baru Tidak Takut Bermain di UnitedGelandang baru yang bermain di Manchester United yaitu Morgan Schneiderlin yang mengaku bahwa tidak takut bermain dengan team sebesar The Red Devils yang merupakan julukan Manchester United. Morgan Schneiderlin pemain yang berpaspor Prancis itu justru tidak sabar untuk menunjukkan kemampuan yang sebenarnya untuk merebut posisi pemain utama.

Morgan Schneiderlin yang didatangkan dari Southampton dengan mahar sebesar 24,5 juta pounds atau sekira Rp529 miliar, Morgan Schneiderlin yang diharapkan sangat mampu menjawab kebutuhan Manchester United akan sosok gelandang yang sangat berkualitas. Gelandang yang tidak hanya kuat dalam menyerang, namun juga kukuh dalam bermain bertahan.

Itulah yang ditunjukkannya saat dipercaya turun sebagai pemain pembuka pada saat Manchester United berhadapan dengan Tottenham Hotspur di pekan perdana English Premier League pada Sabtu 8 Agustus 2015. Saat itu, dia yang diturunkan satu pertandingan penuh dan mampu mencatatkan umpan tepat sasaran sebesar 86,2 persen kepada teamyna.

Bahkan menurut situs whoscored, Morgan Schneiderlin meraih nilai 7,2 dan paling bagus dibanding pemain tengah Manchester United lainnya yang turun di pertandingan tersebut.

“Ada perbedaan di antara saat membela Southampton dengan membela Manchester United, di sini Anda bermain di hadapan fans yang jauh lebih banyak. Namun, ini tetaplah pertandingan sepakbola,” jelas Morgan Schneiderlin seperti yang telah dikutip dari Squawka pada Kamis (13/8/20150.

“Di sini juga saya diberi beban yang sangat jauh lebih besar, saya diharapkan terus menjaga performa saya dalam bermain, . Namun, saya tidak pernah takut untuk bermain di sini. Saya tahu bermain dengan banyak pemain bagus, saya berada di klub yang cukup bagus dan memiliki susunan yang cukup baik. Saya tidak sabar untuk segera menampilkan yang terbaik,” urai Morgan Schneiderlin.